
Samarinda – Warga Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan Kota Samarinda, diminta untuk melakukan persiapan menghadapi adanya pekerjaaan pengurasan oleh petugas Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kencana pada Instalasi Pengolah Air (IPA) Sungai Kapih.
“Akibat adanya pekerjaan pengurasan bak sidemetasi pada IPA Sungai Kapih, tentunya berdampak dihentikannya sementara distribusi air kepada para pelanggan yang ada sekitar kelurahan Sungai Kapih,” kata Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. Taufik di Samarinda Rabu, (28/1).
Oleh karena itu ia meminta sebelum dilakukannya pekerjaan pengurasan oleh petugas, warga yang akan terdampak harus menampung air untuk kebutuhan sehari-hari, meskipun etimasi lama pekerjaan membutuhkan waktu sekitar 10 jam, namun untuk proses pemulihan (recovery) distribusi juga membutuhkan waktu.
Taufik menjelaskan pekerjaan pengurasan dijadwalkan pada Kamis, pukul 08.00 Wita. Hendak warga menampung air bersih dari sekarang. Setelah selesai dilakukan pengurasan dan distribusi air ke pelanggan akan memakan waktu bervariasi. Hal ini sangat bergantung pada letak geografis, seperti ketinggian elevasi bangunan dan jarak rumah dari pusat distribusi.
“Biasanya untuk wilayah yang berada di ujung pipa atau daerah perbukitan akan mendapatkan air lebih lambat,” katanya.
Adapun pelanggan yang terdampak dari pengurasan IPA Sungai Kapih antara lain dikawasan
- Kapten Soejono, Jl. Sejati, Jl. Pelita, Jl. Perjuangan, Jl. Sepakat 9-20.
- Damanhuri, Jl. Damai, Jl. Gerilya & sekitarnya.
- Kemakmuran, Jl. Saman Hudi, Jl. Ade Irma Suryani, dan Jl. Katamso.
- Wilayah Perumahan: Pondok Karya Lestari, Ariesco/Puri Mas, Sambutan Asri, Handil Kopi, Borneo Mukti 2, Perum BPD, dan Citra Gading.
- Layanan Booster: Pelita 4, Damai, dan Reservoar Rumbia.
Lanjut Taufik bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi contact center di nomor 0811553536 atau 0541-2088100. (Randy)