Peristiwa Sanga-Sanga bangkitkan pembangunan era modern

Berita Terkini
Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji memimpin upacara peringatan peristiwa heroik di Sanga- Sanga, Kutai Kartanegara, (Foto: Diskominfo Kaltim)

Samarinda – Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa nilai-nilai patriotisme yang berakar dari peristiwa perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga harus bertransformasi menjadi motor penggerak pembangunan daerah pada era modern.

Dalam peringatan Ke-79 peristiwa bersejarah tersebut di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kaltim, Selasa, Seno Aji mengajak masyarakat mengenang kembali heroisme rakyat pada 27 Januari 1947.

Kala itu, kata dia, pejuang setempat mengangkat senjata demi kedaulatan tanah air dari kembalinya penjajah, suatu momen yang ia sebut sebagai bagian tak terpisahkan dari mozaik sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Sejarah ini membuktikan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah buah dari semangat kolektif. Sanga-Sanga mengajarkan kita bahwa perjuangan tidak mengenal sekat antara pusat dan daerah; setiap jengkal tanah memiliki andil dalam tegaknya Merah Putih,” ujar Wagub Seno Aji di hadapan tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimda Kaltim.

Mantan legislator Karang Paci ini menekankan bahwa “medan laga” masa kini telah berubah total. Jika dulu musuh berbentuk fisik, tantangan sekarang adalah ancaman disintegrasi, ketimpangan ekonomi, hingga krisis lingkungan.

Sebagai daerah yang kini mengemban amanah strategis sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim dituntut menjadi teladan dalam ketahanan sosial dan wawasan kebangsaan.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menerjemahkan nilai-nilai pejuang ke dalam kerja nyata, antara lain dengan menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Bumi Etam.

Selain itu, memastikan dampak inklusif pembangunan IKN bagi warga lokal dan membangun fondasi moral yang kuat demi visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.

Secara khusus, Seno Aji menitipkan pesan bagi pelajar dan mahasiswa agar tidak sekadar menjadi saksi sejarah, tetapi aktif menjadi pelaku perubahan.

Menurutnya, penguasaan IPTEK dan kepedulian sosial adalah bentuk “jihad masa kini” yang sangat krusial bagi masa depan Kalimantan Timur.

Upacara Peringatan Merah Putih Sanga-Sanga Ke-79 berlangsung khidmat dengan kehadiran legiun veteran dan ratusan pelajar, melambangkan estafet semangat juang yang tidak boleh padam. (Ant)