Pemkab Kutim Komitmen Bina Petani Hortikultura

Berita Terkini
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melakukan panen tomat di Kecamatan Teluk Pandan, Rabu (Foto: Niko)

Sangatta- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para petani hortikultura, untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pertanian hortikultura seperti tomat, sangat potensial meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di Sangatta, Rabu (21/1).

Dia menegaskan pemerintah akan selalu hadir bersama para petani untuk melakukan pembinaan dan pendampingan. Sehingga para petani dapat melakukan penanaman, panen, hingga pemasaran yang tepat sasaran.

Ardiansyah juga menyampaikan pentingnya pertanian yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, inovasi budidaya, serta penguatan kelompok tani, untuk menguatkan para petani dalam memproduksi hasil pertanian yang lebih baik.

Menurutnya sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi unggulan di Kabupaten Kutai Timur. Pihaknya berupaya terus meningkatkan daya produksi pertanian daerah, baik tanaman pangan maupun hortikultura.

“Sektor pertanian ini tetap menjadi poros penting penggerak ekonomi desa di Kutim,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah mengungkapkan tanaman hortikultura dapat memberikan hasil yang cukup signifikan kepada para petani.

Dia mencontohkan satu komoditas hortikultura yakni tomat. Jika dihitung penjualan dalam satu periode panen dapat mencapai Rp140 juta per hektare, dengan biaya produksi sekitar Rp25 juta.

“Jika dibagi dengan jumlah rata-rata petani bisa memperoleh penghasilan Rp5 juta satu kali panen,” jelasnya.

Dyah menuturkan  bahwa dinasnya selalu siap dalam melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok tani yang melakukan pertanian hortikultura.

“Upaya ini  juga merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan produksi hasil pertanian lokal di Kutai Timur,” katanya. (Niko)