
Samarinda – Sebanyak 57 peserta terbaik Kalimantan Timur memasuki pemusatan latihan tahap akhir di Wisma Pamentas, Jakarta Selatan, untuk mematangkan persiapan Menjelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah,
Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Minggu, mengingatkan para peserta bahwa mempertahankan gelar juara umum memiliki tantangan lebih berat dibandingkan ketika pertama kali berupaya meraih prestasi itu.
“Beban mempertahankan juara itu lebih berat dibandingkan ketika baru berusaha meraih juara. Sebab, ketika ingin meraih juara, kita belum memiliki beban untuk mempertahankan prestasi,” ujarnya.
Ia menegaskan Kaltim memiliki catatan prestasi yang harus dipertahankan. Kaltim berhasil meraih juara umum pada MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Samarinda.
Prestasi tersebut kembali dipertahankan pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Kaltim pernah meraih juara umum berturut-turut. Pada MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Samarinda, Kaltim meraih juara umum. Selanjutnya pada tahun 2025, Kaltim kembali meraih juara umum pada STQH Tingkat Nasional XXVIII di Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar Sri Wahyuhi yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltim itu.
Wakil Ketua II LPTQ Kaltim yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim Dasimah menjelaskan 57 peserta yang mengikuti pemusatan latihan hingga 9 September 2026 itu, berasal dari delapan kabupaten/kota di Kaltim, yakni Kabupaten Kutai Timur 13 peserta, Kota Samarinda (11), Kabupaten Kutai Kartanegara (10), Kota Bontang (6), Kota Balikpapan (5), dan Kabupaten Berau, Kabupaten Paser, serta Kabupaten Penajam Paser Utara masing-masing empat peserta.
“Peserta yang mengikuti pemusatan latihan berasal dari delapan daerah. Sementara Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu belum mengirimkan peserta pada MTQ Nasional tahun ini,” katanya.
Setelah pemusatan latihan ditutup pada 9 September 2026, seluruh peserta dijadwalkan diberangkatkan menuju Semarang untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI. Rombongan Kaltim akan menggunakan dua bus.
Wakil Ketua LPTQ Kaltim Jauhar Efendi mengatakan pihaknya telah meninjau sejumlah ruang pelatihan yang digunakan peserta dari berbagai cabang dan golongan. Peninjauan juga dilakukan terhadap asrama peserta selama menjalani pemusatan latihan.
Ia mengaku puas dengan fasilitas yang disediakan pihak yayasan. Meski tergolong sederhana, fasilitas tersebut dinilai cukup representatif dan bersih untuk mendukung pelaksanaan latihan.(Ant)