
Balikpapan- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayahnya demi menjaga stabilitas dan menggerakkan perekonomian daerah.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di Balikpapan, Rabu, menegaskan bahwa intervensi pemerintah sangat penting untuk memastikan UMKM naik kelas.
Sektor ini terbukti memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, menstimulasi aktivitas ekonomi lokal, dan menjadi sumber penghidupan utama bagi mayoritas keluarga di Kaltim.
“Kami sangat berharap pelaku UMKM di Kaltim tidak hanya bertambah dari sisi kuantitas, tetapi juga mengalami lompatan kualitas dan peningkatan pendapatan. Dengan begitu, UMKM mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif,” ujar Rudy Mas’ud saat meninjau Galeri UMKM Center Provinsi Kaltim yang berlokasi di Jalan Marsma R. Iswahyudi, Balikpapan.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi oleh Sarifah Suraidah Harum (Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua Dekranasda Kaltim), H. Seno Aji (Wakil Gubernur Kaltim), Wahyu Hernaningsih SenoSri Wahyuni (Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim)Para Asisten Sekda dan Kepala Perangkat Daerah terkait Heni Purwaningsih (Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim)
Rudy menjelaskan, Galeri UMKM Center merupakan bentuk fasilitas nyata dari Pemprov Kaltim melalui DPPKUKM. Tempat ini berfungsi sebagai wadah integrasi produk unggulan dari seluruh wilayah Benua Etam.
“Galeri ini adalah hilir dari produk-produk terbaik Kaltim. Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, sehingga sangat mudah diakses wisatawan. Keberadaannya harus terus dihidupkan karena ini sudah menjadi salah satu ikon daerah,”imbuhnya.
Selain menyediakan wadah fisik, Pemprov Kaltim juga berkomitmen memetakan strategi perluasan akses pasar. Pemerintah daerah akan mendorong program kemitraan wajib agar produk lokal bisa masuk ke ekosistem bisnis yang lebih besar.
“Kami siap memfasilitasi dan mengawal agar produk UMKM Kaltim wajib dipasarkan di hotel-hotel, bandara, terminal, hingga berbagai fasilitas publik lainnya. Target kita jelas, produk lokal Kaltim harus semakin dikenal luas, mendominasi pasar nasional, dan siap menembus pasar internasional,” tegas Rudy.
Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja (kunker) perdana Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim ke wilayah selatan, yang meliputi Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kawasan yang juga menjadi mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).