Kembangkan sektor pariwisata untuk dongkrak PAD

Kaltim Pariwisata
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub didampingi anggota Yenni Eviliani dan Jawad Sirajuddin memberikan cindaramata kepada Aria Nugrahadi usai melakukan pertemuan (Humas DPRD Kaltim)

Suara Samarinda- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menggali potensi-potensi untuk mengembangkan kepariwisataan yang ada di Kaltim. Hal itu tidak terlepas dari program dan kebijakan pembangunan kepariwisataan yang ditetapkan pemerintah Provinsi daerah dan kabupaten/kota.

DPRD Kaltim dalam hal ini Komisi IV yang membidangi pariwisata turut membantu pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pariwisata untuk  pengembangan kepariwisataan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifiakan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu Komisi IV DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Provinsi DI Yogyakarta untuk menggali atau bertukar informasi terkait pengembangan sektor pariwisata di Kaltim.

Rombongan  DPRD Kaltim tersebut dipimpin Ketua Komisi IV, Rusman Yaqub dan didampingi  sejumlah anggota lainnya di antaranya Yenni Eviliana dan Jawad Sirajuddin dan diterima langsung oleh Aria Nugrahadi selaku Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Provinsi DIYogyakarta.

“Masyarakat Yogyakarta dalam menggalakan kepariwisataan sangat mudah dibina dan sangat kooperatif dan giat sehingga mampu  meningkatkan pendapatan daerah,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Aria Nugraha,usai pertemuan.

Aria Nugraha menjelaskan perkembangan pariwisata di Yogyakarta berjalan dinamis dilihat dari karakter warga yang condong bekerja secara kontinu dan dibina oleh Dinas Pariwisata melalui Sapta Pesona.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub menambahkan hampir 90 persen objek wisata yang disediakan oleh Provinsi Kalimantan Timur adalah natural dan 10 persen lainnya adalah objek wisata buatan yang mendukung pengembangan kepariwisataan.

Ketersediaan jenis objek wisata ini memasukkan Provinsi Kalimantan Timur dalam “ecotourism” yang menjadikan Kalimantan Timur sebagai tempat kunjungan tujuan wisata pada segman “special interest group”.

“Melihat kondisi tersebut maka dirasa penting adanya saling tukar  menukar informasi dan pengalaman terkait pengelolaan sektor pariwisata dan pengembangan destinasi pariwisata,” katanya.

Rusman Yaqub juga berharap dengan adanya kunjungan kerja potensi-potensi wisata Kaltim dapat dikembangkan dan lebih menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang berjunjung sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.