Dinas Pariwisata akan gelar lomba kuliner khas

Pariwisata
Ilustrasi- Sejumlah makanan khas Kaltim yang sediakan untuk para pembeli (ist)

Suara Samarinda – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur akan menggelar lomba kuliner khas daerah berbahan dasar lokal di Samarinda, 7 April 2018, dalam upaya meningkatkan daya saing kuliner tersebut.

“Di Kaltim terdapat berbagai jenis bahan pangan yang rasa dan gizinya tidak kalah dengan daerah lain baik bahan makanan pokok maupun buah,” kata Kepala Dinas Parwisatan Provinsi Kaltim Syafruddin Pernyata di Samarinda, Rabu.

Ia mengatakan lLomba kuliner khas Kaltim akan digelar di Lower Ground Atrium Plaza Yupa, Big Mal, Jalan Untung Suropati, Samarinda.

Lomba kuliner khas Kaltim ini akan diikuti dinas pariwisata dari kabupaten/kota se-Kaltim dengan tema yang akan diangkat adalah “Nikmati Hidangan Nusantara dengan Nuansa Khas Kalimantan Timur”.

Ia menuturkan bahwa lomba ini rutin digelar setiap tahun sehingga dari hasil lomba yang pernah digelar, saat ini banyak bermunculan ragam makanan dan minuman khas Kaltim yang berbahan dasar asli dari “Bumi Etam”, sehingga masyarakat setempat maupun tamu memiliki banyak pilihan kuliner sesuai dengan selera masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa teknik yang bisa dilakukan agar kuliner Kaltim memiliki daya saing dan semakin dekat dengan masyarakat, di antaranya dengan melakukan pembinaan, pelatihan, dan lomba sehingga pelaku akan berpacu dari sisi gizi, rasa, bentuk, dan kemasannya.

“Dari lomba ini kami ingin bagaimana kuliner Kaltim menjadi tuan rumah di daerah sendiri, makin dikenal masyarakat luas yang bukan hanya oleh warga Kaltim, tapi juga oleh nusantara, bahkan mancanegara, sehingga ketika mereka datang ke Kaltim akan mencari makanan khasnya,” ucapnya.

Dari lomba ini pula, lanjut ia, diharapkan para pelaku kuliner makin termotivasi menekuni keterampilannya yang kemudian menjalankan usahanya secara profesional, karena apa pun jenis kuliuner yang diproduksi, jika digeluti profesional, diyakini mampu mengangkat usahanya guna menambah pendapatan.

Dalam lomba ini, lanjutnya, akan dinilai oleh beberapa juri yang ahli di bidang masing-masing, misalnya dr. Nurul Hidayah yang merupakan ahli gizi dari Dinas Kesehatan Kaltim, Liani Linardi dari Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia di Jakarta, dan Chef Joko dari Indonesian Chef Assositiation.

“Dalam lomba ini panitia akan menentukan enam juara, yakni juara 1, 2, 3, juara harapan 1, 2, dan harapan 3. Pemenang lomba akan mewakili Kaltim dalam Festival Kuliner di acara Festival Pasar Terapung atau Festival Borneo yang akan digelar di Kota Banjarmasin, Kalsel, pada 18-21 September 2018,” ucap Syafruddin.(Gf)